Apakah teks anekdot itu?
Teks anekdot adalah teks yang memaparkan cerita singkat yang menarik, lucu, dan mengesankan karena isinya berupa kritik atau sindirian terhadap kebijakan, layanan publik, perilaku penguasa, atau suatu fenomena/kejadian. Adapun tujuan teks anekdot adalah memberikan sindiran/kritik terhadap kebijakan, layanan publik, perilaku penguasa, atau suatu fenomena/kejadian dengan cara yang lebih menghibur dan menarik.
1. Bagaimanakah struktur isi teks anekdot?
Secara garis besar, struktur isi teks anekdot adalah sebagai berikut.
a. Judul
Judul teks anekdot itu singkat, padat, dan langsung merujuk hal atau objek yang hendak
dianekdotkan.
Contoh:
Peringkat Korupsi Dunia
b. Abstrak
Teks anekdot termasuk dalam kategori teks narasi (cerita). Teks anekdot diawali dengan abstrak yang berisi uraian ringkas tentang objek atau hal yang hendak disindir ata
dikritik.
Contoh:
Tahun 2003 dan 2004, China ditetapkan oleh para peneliti dan para aktivis antikorups menjadi negara paling korup di dunia disusul Meksiko, India, Brasil dan Peru. Tahun 2005 China masih menduduki tempat teratas dan disusul oleh India, Brasil, Peru dan Filipina..
C. Orientasi
Cerita dilanjutkan dengan pengenalan terhadap pelaku dan peristiwa.
Contoh:
Berdasarkan hasil penelitian itu, ketika Konferensi Asia Afrika Amerika, seorang pejabat atau delegasi China menyatakan keheranannya kepada seorang pejabat Meksiko. Ia pun menemui pejabat Meksiko bersama beberapa pejabat negara-negara lain.
Delegasi China, "Hai, Pak Pejabat, sepertinya korupsi di Meksiko hampir menyamai di negeri kami, tapi kok negara Anda bisa keluar dari lima besar, apakah sudah ada gerakan antikorupsi besar-besaran di pemerintahan Anda?"
d. Krisis
Memuat tahapan peristiwa dan cerita mulai memuncak dan hamper menuju ke penyelesaian.
Contoh:
Delegasi India, Brasil, Peru, dan Filipina, "Iya nih kita juga terkejut deh mendengar itu, bagaimana bisa?"
Dengan senyum ramah dan nada ceria sang pejabat Meksiko menjawab, "Ooo itu mudah saja, semua bisa diatur."
Delegasi China, "Caranya Bagaimana?".
e. Reaksi
Jawaban terhadap permasalahan yang diajukan pada tahap krisis. Ini merupakan kritik yang memuat unsur lucu atau mengesankan.
Contoh:
Pejabat Meksiko, "Caranya, siapkan uang sepantasnya dan berikan pada para peneliti itu dengan permintaan supaya negara saya diturunkan dari peringkat lima besar.
f. Koda
Berisi penutup, yang merupakan penegasan terhadap hal yang dikritik atau disindir.
Contoh:
Delegasi China,”Ooo itu hebat sekali, itu baru namanya koruptor hebat, masuk akal… hasil penelitian pun bisa dikorupsi.”
2. Bagaimanakah aspek kebahasaan teks anekdot?
Secara garis besar, aspek kebahasaan teks anekdot adalah sebagai berikut.
a. Menggunakan kata yang menunjukkan cerita masa lalu/waktu lampau.
Contoh:
Tahun 2003 dan 2004….
Ketika Konferensi Asia Afrika Amerika,….
b. Menggunakan kata seru untuk menegaskan hal-hal tertentu.
Contoh:
Ooo itu hebat sekali, itu baru namanya koruptor hebat, masuk akal… hasil penelitian pun bisa dikorupsi.”
c. Menggunakan kalimat yang menyatakan unsur kelucuan terhadap sesuatu yang serius.
Contoh:
“Caranya, siapkan uang sepantasnya dan berikan pada para peneliti itu dengan permintaan supaya negara saya diturunkan dari peringkat lima besar.”
Komentar
Posting Komentar